Senin, 22 Agustus 2011

TALQIN MAYIT

Sebetulnya masalah TALQIN dengan segala macam persoalannya itu sudah dikupas oleh para ulama mutaqaddimin atau ulama mutaakhirin dalam berberapa kitab/karya tulisnya dan selalu diamalkan oleh kaum Ahlussunnah wal Jamaah secara turun temurun.
Akan tetapi amaliyah warga kita tadi menjadi terancam kelangsungannya sejak munculnya gerakan yang dimotori oleh kaum wahabi yang sangat berlebihan dalam usaha memurnikan ajaran Islam, sampai-sampai mereka itu melarang amalan-amalan umat Islam yang bersifat furu’iyah, misalnya : tahlilan, bancakan, dan talqin untuk mayit.
Di bawah ini uraian yang sebenarnya tentang Talqin menurut Ahlussunnah wal Jamaah.


Pengertian Talqin
Menurut bahasa, talqin artinya : mengajar, memahamkan secara lisan.
Sedangkan menurut istilah, talqin adalah : mengajar dan mengingatkan kembali kepada orang yang sedang naza’ atau kepada mayit yang baru saja dikubur dengan kalimah-kalimah tertentu.
Hukum Talqin
Orang dewasa atau anak yang sudah mumayyiz yang sedang naza’ (mendekati kematian) itu sunat ditalqin dengan kalimat syahadat, yakni kalimat laa ilaaha illallah. Dan sunat pula mentalqin mayit yang baru dikubur, walaupun orang itu mati syahid, apabila meninggalnya sudah baligh, atau orang gila yang sudah pernah mukallaf sebelum dia gila.
Mungkinkah Mayit yang Sudah dikubur Bisa Mendengar Ucapan Orang yang Mentalqin?
Di Indonesia memang ada sebagian umat Islam yang tidak setuju mayit ditalqin. Alasan mereka, menurut akal kita mayit yang sudah ada di kuburan itu tidak mampu lagi mendengarkan ucapan orang yang ada di alam dunia. Mereka mengemumakan dalil dari Al-Qur'an :
y7¨RÎ) Ÿw ßìÏJó¡è@ 4tAöqyJø9$# [النمل : 80]
Sesungguhnya kamu tidak dapat menjadikan orang-orang yang mati mendengar” (QS. An-Naml : 80)
!$tBur |MRr& 8ìÏJó¡ßJÎ/ `¨B Îû Íqç7à)ø9$# ÇËËÈ  [فاطر : 22]
Artinya :
“Dan kamu sekali-kali tiada sanggup menjadikan orang yang didalam kubur dapat mendengar”(QS. Fathir : 22)
Kepada mereka perlu kita beri pengertian mengenai hal yang berkenaan dengan masalah Talqin.
a.    Di dalam ajaran Islam itu ada hal-hal yang berdasarkan tauqifi (petunjuk dari Nabi). Artinya walau pun secara rasional hal itu tidak mungkin terjadi, namun karena Nabi SAW. memberi petunjuk bahwa hal tersebut bisa terjadi, maka kita wajib menerimanya.
وكل ما أتى به الرسول    فحقه التسليم والقبول
[عقيدة العوام للشيخ أحمد المرزوقي]
Artinya :
“Semua hal/ajaran yang dibawa Rasulullah SAW. maka hal itu harus dibenarkan dan diterima”.
b.    Kedua ayat yang meraka kemukakan, itu tidak menerangkan tentang larangan talqin mayit, akan tetapi berisi keterangan bahwa orang kafir itu telinga hatinya sudah mati, berpaling/tidak menerima apa-apa yang didakwahkan oleh Nabi kepada mereka.
Uraian ini sesuai dengan keterangan yang ada dalam kitab Tafsir Munir :
قوله تعالى : إنك لا تسمع الموتى ولا تسمع الصم الدعاء إذا ولوا مدبرين أي أنهم لفرط إعراضهم عما يدعون إليه كالميت الذي لا سبيل إلى إسماعه. اهـ [تفسير منير 2/133]
Artinya :
Firman Allah yang artinya : “sesungguhnya kamu tidak dapat menjadikam orang-orang yang mati mendengar dan tidak pula menjadikan orang yang tuli mendenganr panggilan, apabila mereka telah berpalingjelasnya karena kaum kuffar sudah berpaling dari apa yang didakwahkan kepada mereka, maka mereka itu seperti orang yang sudah mati”.

قوله : وما أنت بمسمع من في القبور أي وما أنت يا أشرف الخلق بمفهم من هو مثل الميت الذي في القبور. اهـ [تفسير منير 2/202]
Artinya:
Firman Allah yang artinya : dan kamu sekali-kali tidak sanggup menjadikau orang yang di alam kubur dapat mendengar” jelasnya : hai Muhanunad, makhluk yang paling mulia, kamu tidak bisa memberi pengertian kepada orang yang seperti mayit yang ada dalam kubur”.
Dengan kata lain, Nabi Muhammad SAW. tidak dapat memberi petunjuk kepada orang-orang musyrikin yang telah mati hatinya.

Dalil-Dalil Tentang Disunatkannya Talqin
a.    Dalil tentang disunatkannya mentalqin kepada seseorang yang sedang naza’ adalah hadits Nabi SAW. seperti yang ditulis oleh sayyid Bakri dalam kitab I’anatut Thalibin juz II hal. 138 :
ويندب أن يلقن محتضر ولو مميزا على الأوجه الشهادة أي لا إله إلا الله فقط لخبر مسلم : لقنوا موتاكم أي من حضرة الموت لا إله إلا الله، مع الخبر الصحيح : من كان أخر كلامه لا إله إلا الله دخل الجنة أي مع الفائزين. اهـ
Artinya :  
“Disunatkan mentalqin orang yang akan meninggal walaupun masih mumayyiz menurut pendapat yang kuat dengan kalimat syahadat, karena ada hadits Nabi riwayat Imam Muslim “talqinlah orang Islam di antara kamu yang akan meninggal dunia dengan kalimah La Ilaha Illallah” dan hadits shahih “Barang siapa yang paling akhir pembicaraannya itu La Ilaha Illallah, maka dia masuk surga”, yakni bersama orang-orang yang beruntung”.
b.    Sedangkan dalil disunatkannya talqin mayit yang baru dikubur adalah :
§      Firman Allah, seperti keterangan dalam kitab I’anatut Thalibin juz II hal. 140
وتلقين بالغ ولو شهيدا بعد تمام دفن (قوله وتلقين بالغ) وذلك لقوله تعالى وذكر فإن الذكرى تنفنع المؤمنين [الذاريات : 55] وأحوج ما يكون العبد إلى التذكير في هذه الحالة. اهـ

Artinya:
“Disunatkan mentalqin mayit yang sudah dewasa walaupun mati syahid setelah sempurna penguburannya. Hal yang demikian ini karena firman Allah : “dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman” (QS. Ad-Dzariyat : 55). Dan seorang hamba sangat membutuhkan peringatan adalah saat-saat seperti ini”.
§      Hadits riwayat Thabarani :
إذا مات أحد من إخوانكم فسويتم التراب على قبره فليقم أحد على رأس قبره ثم ليقل يا فلان ابن فلانة فإنه يسمعه ثم يقول يا فلان ابن فلانة فإنه يستوي قاعدا ثم يقول يا فلان ابن فلانة فإنه يقول أرشدنا يرحمك الله ولكن لا تشعرون. فليقل اذكر ما خرجت عليه من الدنيا شهادة أن لا إله إلا الله وأن محمدا عبده ورسوله وإنك رضيت بالله وبالإسلام دينا وبمحمد نبيا وبالقرآن إماما. فإن منكرا ونكيرا ياخذ كل واحد منهما بيد صاحبه. اهـ
Artinya :
“Apabila salah seorang  di antara saudaramu telah meninggal dan penguburannya telah kamu sempurnakan (ditutup dengan tanah), maka berdirilah salah seorang di penghujung kuburnya, dan berkatalah : “hai fulan bin fulanah” maka dia bisa mendengarnya. Kemudian berkatalah “hai fulan bin fulanah” maka dia duduk dengan tegak. Berkatalah lagi “hai fulan bin fulanah” maka dia berkata “berilah saya petunjuk, semoga Allah memberi rahmat kepadamu”. Akan tetapi kamu sekalian tidak mengerti. Seterusnya katakanlah kepadanya “ingatlah apa yang kamu pegangi sewaktu keluar dari alam dunia, yakni bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan Allah, dan bahwa kamu rela Allah sebagai Tuhan kamu, Islam sebagai agamamu, Muhammad sebagai Nabi mu dan Al-Qur’an sebagai imam mu. Maka sesungguhnya malaikat Munkar dan Nakir saling berpegangan tangan mereka berdua”.

§      Hadits Nabi sebagaimana yang diterangkan dalam kitab I’anatut Thalibin :
يندب التلقين بعد تمام دفنه لخبر : العبد إذا وضع في قبره وتولى وذهب أصحابه حتى أنه يسمع قرع نعالهم أتاه ملكان. الحديث اهـ [إعانة الطالبين 2/140]
Artinya :
“Disunatkan mentalqin mayit setelah sempurna penguburannya, karena ada hadits : “Ketika mayit telah ditempatkan di kuburnya dan teman-temannya sudah pergi meninggalkannya sehingga dia mendengar suara sepatu mereka, maka datanglah dua malaikat kepadanya”.
Dari keterangan ayat dan hadits Nabi tersebut, kita bisa menyimpulkan :
1.    Talqin setelah mayit dikubur itu bermanfaat
bagi si mayit.
2.    Mayit yang ada dalam kubur bisa mendengar ucapan orang atau suara-suara yang ada di alam dunia ini.
3.    Karena jelas ada dalil yang menganjurkan, maka hukum talqin adalah sunat tidak bid’ah dan tidak dilarang seperti apa yang dituduhkan oleh kaum wahabi.

24 komentar:

trimakasih postingannya, sangat membantu

Assaamualaikum wr.wb.

Membaca artikel ini kok saya merasa ada yang rancu dengan penjelasannya.

Di pembahasan pertama tentang "Mungkinkah mayit yang sudah dikubur......"
Pada point b. yang menjelaskan tentang Tafsir Munir, bahwa dua ayat al Qur'an (QS:An-Naml, 80, dan QS: Fathir, 22) yang di kemukakan pada point a. tidak menerangkan tentang larangan talqin mayit, tapi lebih ditujukan pada orang-orang kafir yang tuli karena tidak akan mendengar peringatan seperti mayit di kuburan. Bukankah ayat ini justru mempertegas bahwa orang mati dan mayit di kuburan tidak bisa mendengar apa-apa...

Pada pembahasan "Dalil-dalil tentang disunnatkannya tahlil "
Point b. yang dinukilkan dari kitab I’anatut Thalibin juz II hal. 140 yang menyandarkan pada QS: Adz-Dzariyat, 55, menurut saya ayat 55 ini sama sekali tidak membicarakan orang mati atau mayit, tapi orang beriman yang masih hidup.

Wassalamualaikum wr. wb.

Ass w w...
mhn pencerahannya , sesuai pertanyaan akhi titah mayapada dan mhn pencerahannya juga hadisy thabarani di atas tingkat kesahihannya seperti apa
terima kasih
wasd ww

Ass. Wr. Wb.
Adanya perbedaan dalam Islam, sebenarnya tidak perlu dipertajam. Sebab dengan memperuncing perbedaan itu tak ubahnya seseorang yang suka menembak burung di dalam sangkar. Padahal terhadap Al-Qur’an sendiri memang terjadi ketidak samaan pendapat. Oleh sebab itu, apabila setiap perbedaan itu selalu dipertentangkan, yang diuntungkan tentu pihak ketiga. Atau mereka sengaja mengipasi ? Bukankah menjadi semboyan mereka, akan merayakan perbedaan ? Hanya semoga saja jika pengomporan dari dalam, hal itu bukan kesengajaan. Kalau tidak, akhirnya perpecahan yang terjadi.
Apabila perbedaan itu memang kesukaan Anda, salurkan saja ke pedalaman kepulauan nusantara. Disana masih banyak burung liar beterbangan. Jangan mereka yang telah memeluk Islam dicekoki khilafiyah furu’iyah. Bahkan kalau mungkin, mereka yang telah beragama tetapi di luar umat Muslimin, diyakinkan bahwa Islam adalah agama yang benar. Sungguh berat memang.
Ingat, dari 87 % Islam di Indonesia, 37 % nya Islam KTP, 50 % penganut Islam sungguhan. Dari 50 % itu, 20 % tidak shalat, 20 % kadang-kadang shalat dan hanya 10 % pelaksana shalat. Apabila dari yang hanya 10 % yang shalat itu dihojat Anda dengan perbedaan, sehingga menyebabkan ragu-ragu dalam beragama yang mengakibatkan 9 % meninggalkan shalat, berarti ummat Islam Indonesia hanya tinggal 1 %.
Terhadap angka itu Anda ikut berperan, dan harus dipertanggung jawabkan kepada Allah SWT. Astaghfirullah.
Wass. Wr. Wb.
hmjn wan@gmail.com

mohon berikan jawaban kapanrasulullah melakukantalqin dan kepada mayat siapa beliau talqin kalau tak ada contoh rasulullah berarti apa yang tertera pada ayat tersebut adalah sesuai sejalan. urusan ibadah harus ada contoh rasululllah dan urusan dunia berbuatlah sesuka asal yang tidak dilarang

bersihkan perbuatan yangtidak ada contoh rasul Muhammad SAW

mohon berikan jawaban kapanrasulullah melakukantalqin dan kepada mayat siapa beliau talqin kalau tak ada contoh rasulullah berarti apa yang tertera pada ayat tersebut adalah sesuai sejalan. urusan ibadah harus ada contoh rasululllah dan urusan dunia berbuatlah sesuka asal yang tidak dilarang

azar pharia, jika urusan ibadah harus ada contoh dari rasulullah maka tolong jelaskan mengapa al-quran dijadikan buku padahal pada jaman rasul tidak dibukukan. 2. tolong jelaskan mengapa pada zaman khalifah Umar bin Khottob diadakan shalat tarawih berjamaah sebulan penuh padahal dalam hadis sahih Rasul SAW hanya keluar untuk berjamaah tarawih 2x dalam sebulan. 3. mengapa khalifah Ustman menjadikan azan jumat 2x padahal Rasul tidak mencontohkan seperti itu. 4. mengapa kerajaan arab saudi yaitu khadimul haromaini membuat mina jadid yaitu lokasi mina yang baru padahal tempat itu bukan mina pada zaman Rasul. mohon di jawab.

Urusan dunia adalah urusan akhirat juga,
Yang namanya berdoa kan caranya beda-beda,,

Tinggalin aja catatan atau hp di kuburnya biar bisa di sms.lagian mau nyamain Umar atau Utsman dengan orang lain,beda kualitas lah.

Jadi kalau beda kualitas, boleh melakukan yang "bid'ah"?

Yg nanti mati mau di tuntun dgn talqin...ya silahkan me nalqinkan dan meng ngandzani mayat..klo dgn sombong tidak mau di talqinkan ya jgn menyesal....gitu adja kog repot...semua cuma hamba jgan melihat dosa orang lain seperti tuhan.lakukan sesuai yg ada di hati..jgn terlalu menggunakan akal...yg bidah itu yg tidak bersahadat..titik

Yg nanti mati mau di tuntun dgn talqin...ya silahkan me nalqinkan dan meng ngandzani mayat..klo dgn sombong tidak mau di talqinkan ya jgn menyesal....gitu adja kog repot...semua cuma hamba jgan melihat dosa orang lain seperti tuhan.lakukan sesuai yg ada di hati..jgn terlalu menggunakan akal...yg bidah itu yg tidak bersahadat..titik

Ketika perang uhud seorang kafir yg memerangi org islam MATI,lalu rosululloh mengatakan hai kafir dulu kamu ketika kamu msh hidup memusuhi org islam kini kamu sdh mati mk rasakan akibatnya kemurkaan Allah akan kau terima,Lalu syaidina umar membantah kpd Nabi,:Ya rosul org sdh mati apa bisa mendengar..!! Lalu rosul menjawab: Demi dzat yg menggenggam nyawaku,dia(mayit) mendengar bahkn lbh memperhatikan ketimbang org yg msh hidup,...!! Rosul sampai bersumpah atas nama Allah, jika kamu tahu bhw perkataan nabi wahyu yukha, Tdk selamanya perbuatan baik itu perlu conto klo perbuatan yg buruk mk tanyakan contonya, Bab ibadah itu ada 2 mcm: a.Ibadah mahdhoh b.Ibadah mu'amalah ....bid'ahpun jg bbrp macam...coba skrg sy tanya sm sampean Alquran turun pertama kali surat apa...? Lalu knp yg terjadi surat alfatikhah,dulu jaman Nabi apa ada muskhaf ...?mestinya itu bid'ah kok kamu mengerjakannya,mk itu pahami dulu makna bid'ah jngn digebyah uyah....Klo mau persis Nabi mampukah kamu sholat sampai bengkak kakimu ....wassalam



muh ichwan solikk5 April 2016 02.01
Ketika perang uhud seorang kafir yg memerangi org islam MATI,lalu rosululloh mengatakan hai kafir dulu kamu ketika kamu msh hidup memusuhi org islam kini kamu sdh mati mk rasakan akibatnya kemurkaan Allah akan kau terima,Lalu syaidina umar membantah kpd Nabi,:Ya rosul org sdh mati apa bisa mendengar..!! Lalu rosul menjawab: Demi dzat yg menggenggam nyawaku,dia(mayit) mendengar bahkn lbh memperhatikan ketimbang org yg msh hidup,...!! Rosul sampai bersumpah atas nama Allah, jika kamu tahu bhw perkataan nabi wahyu yukha, Tdk selamanya perbuatan baik itu perlu conto klo perbuatan yg buruk mk tanyakan contonya, Bab ibadah itu ada 2 mcm: a.Ibadah mahdhoh b.Ibadah mu'amalah ....bid'ahpun jg bbrp macam...coba skrg sy tanya sm sampean Alquran turun pertama kali surat apa...? Lalu knp yg terjadi surat alfatikhah,dulu jaman Nabi apa ada muskhaf ...?mestinya itu bid'ah kok kamu mengerjakannya,mk itu pahami dulu makna bid'ah jngn digebyah uyah....Klo mau persis Nabi mampukah kamu sholat sampai bengkak kakimu ....wassalam

Azar...azar....Astaghfirullohal adziim..kita ini sdh enak tinggal menjalankan dg damai dan tenang,ibarat mkn tinggal ngemplok semua halal baik cara maupun makannnya dn siapa yg cari itu org2 sholeh berilmu tinggi derajatnya,bahkan makrifatulloh bil mukorobatil qolbi,,kok kaya org berjasa digdoyo nduwe ilmu kanuragan betah ngeleh,betah melek ( dzikir) sdh berani nyesat2kan org,harusnya berterima kasih sm org2 salafussholeh...Klo mau contoh Nabi yg bener jgn golek gampange tok...!!!! Nabi Muhammad saw dn para sahabat berjihat melwan org Kafir jika mati nmnya mati syahid nah klo kamu melawan umat islam sodara sendiri,kamu tahu kn bercerai berai dilarang Allah swt,kok kamu semangat berperang beraninya dg sesama,mk klo mati ya MATI SANGIITTT...Na'udzubillahi min dzalliq

Azar...azar....Astaghfirullohal adziim..kita ini sdh enak tinggal menjalankan dg damai dan tenang,ibarat mkn tinggal ngemplok semua halal baik cara maupun makannnya dn siapa yg cari itu org2 sholeh berilmu tinggi derajatnya,bahkan makrifatulloh bil mukorobatil qolbi,,kok kaya org berjasa digdoyo nduwe ilmu kanuragan betah ngeleh,betah melek ( dzikir) sdh berani nyesat2kan org,harusnya berterima kasih sm org2 salafussholeh...Klo mau contoh Nabi yg bener jgn golek gampange tok...!!!! Nabi Muhammad saw dn para sahabat berjihat melwan org Kafir jika mati nmnya mati syahid nah klo kamu melawan umat islam sodara sendiri,kamu tahu kn bercerai berai dilarang Allah swt,kok kamu semangat berperang beraninya dg sesama,mk klo mati ya MATI SANGIITTT...Na'udzubillahi min dzalliq



muh ichwan solikk5 April 2016 02.01
Ketika perang uhud seorang kafir yg memerangi org islam MATI,lalu rosululloh mengatakan hai kafir dulu kamu ketika kamu msh hidup memusuhi org islam kini kamu sdh mati mk rasakan akibatnya kemurkaan Allah akan kau terima,Lalu syaidina umar membantah kpd Nabi,:Ya rosul org sdh mati apa bisa mendengar..!! Lalu rosul menjawab: Demi dzat yg menggenggam nyawaku,dia(mayit) mendengar bahkn lbh memperhatikan ketimbang org yg msh hidup,...!! Rosul sampai bersumpah atas nama Allah, jika kamu tahu bhw perkataan nabi wahyu yukha, Tdk selamanya perbuatan baik itu perlu conto klo perbuatan yg buruk mk tanyakan contonya, Bab ibadah itu ada 2 mcm: a.Ibadah mahdhoh b.Ibadah mu'amalah ....bid'ahpun jg bbrp macam...coba skrg sy tanya sm sampean Alquran turun pertama kali surat apa...? Lalu knp yg terjadi surat alfatikhah,dulu jaman Nabi apa ada muskhaf ...?mestinya itu bid'ah kok kamu mengerjakannya,mk itu pahami dulu makna bid'ah jngn digebyah uyah....Klo mau persis Nabi mampukah kamu sholat sampai bengkak kakimu ....wassalam

MasyaAllah, banyak ulama ternyata di dunia maya....

qiqiqiqi...
pecah belah itu sudah pasti ada, ngapain capek2 diributin,,,

Bismillah...... , Kita Wajib Mmpelajari Dan mncari tau kebenaran , yg mana yg salah dan yg mana yg benar. Mana Hadist yg palsu, hadits Lemah, Dan Hadits yg Kuat . Pakai lah hadits yg Kuat... ,
Masalah Agama Jangan Pakai Logika. Anda Mau Makan Beras Plastik ...nggak mau kan?
Masuk surga itu nggak bs di bayar dngan Uang , apalagi menyuruh/Bayar Orang. , Banyak yg Salah dalam beribadah untuk Akhirat dibiarkan di Kehidupan kita. Gimana mau Benarin masalah Dunia. ....Slama Hidup didunia Berbuat baiklah bnyak2 Sedekah , Crilah Ilmu yg Bermanfaat, Dan Ajarilah Anak2 kita dngan Baikdanbenar agar mnjadi anak sholeh karna Doa anak kita lah yg akan menolong kita kelak di Akhirat. Bukan Orang Lain, Bukan pula Kebaikan Anak kita ,Bukan Sedekah anak kita,. Tapi adalah Doa nya Anak Kita . jangan Setelah Mati baru Sedekah dngan ss Harta , Sudah Mati Ingat Allah, Ingat Alquran, Ingat Muhammad ingat Saudara , Ingat Tetangga , ....hemmmm ini Sudah Terlambat, ini lah yg dinamakan Logika .
Trus terang , Saya belum jd Orang yg Baik....dan saya Sedang berusaha jd Umat Yg Baik....Wassalamualikum....

. slama tidak menyimpang dr al quran dan hadist lakukan saj jgn bx koment orng yng blang bid'ah tnda g cinta rosulullah...

Assalamualaikum.
Jngn lah perbedaan menjadikan perpecahan diantara kaum muslimin. Imam syafii,hanafi dan yg lain ada perbedaan . Akan tetapi beliau tidak pernah menghujat satu sama lain. Itu lah islam yg sebenarnya. Jngn memusuhi sesama umat islam. Jngn memahami alquran dan hadist hanya itu saja, pelajari lah ushul tafsir nya , ushul hadist. Dan jngn juga menghujat dengn perkataan bit'ah. Bid'ah itu ada berapa dlu? Belajar jngan setengah setengah tentunya akan ada perbedaan nantinya.orang bisa sperti itu pasti ada tuntunannya ,bit'ah? Kalo nya semua nya bit'ah... anda gak usah belajar kitab tauhid, fiqih, dan kitab yg lainya bahkan alquran pun. Karna itu adalah bagian dari pada bit'ah, yaitu bit'ah hasanah. Naik motor, mobil, juga bit'ah jaman rosullullaah itu tidak ada. Kalo anda berpikir sperti itu, naik haji pun gak usah naik pesawat.karna itu bit'ah... tentu anda harus naik onta untuk behaji, krna rosul berangkat berhaji dengan menaiki onta.bayangkan berapa lama akan sampainya. Adakalanya allah taala mempermudah segala sesuatu,tinggal kita memahaminya dengan bijak. Terkadang ada yg tidak di jelaskan di alquran dan hadist ,tetapi melalui para wali allah smpaikan. Setidak nya mudahan ini menjadi pandangan, pembelajaran . Jngn lah kita memusuhi ,menyalahkan sesama umat muslim. Islam itu indah, islam itu mudah. Intinya Niat orang talaqin itu baik. Tidak usah di bahas. Kalo bagi yg berseberangan jngn lah di perdebatkan. Bagi yg tidak memakai talaqin, silahkan untuk dirimu, jngn mengajak orang lain dengan hujatan ayat dan hadist yg setengah setengah di pelajari. Pelajari ilmu alatnya ,nahwu dan shorof nya dan ushul tafsir dan hadist , agar kita tau makna ayat dan hadist tersebut. Akhir kata saya minta halal dan ridho atas perkataan diri pribadi saya. Salah dan khilaf nya saya minta maaf sebnyak bnyak nya

Poskan Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More