Senin, 22 Agustus 2011

PERINGATAN HAUL

Pengertian Haul
Haul dalam pembahasan ini diartikan dengan makna setahun. Jadi peringatan haul maksudnya ialah suatu peringatan yang diadakan setahun sekali bertepatan dengan wafatnya seseorang yang ditokohkan oleh masyarakat, baik tokoh perjuangan atau tokoh agama/ulama kenamaan.

Tujuan Diadakannya Peringatan Haul
Peringatan haul ini diadakan karena adanya tujuan yang penting yaitu mengenang jasa dan hasil perjuangan para tokoh terhadap tanah air, bangsa serta umat dan kemajuan agama Allah, seperti peringatan haul wali songo, para haba'ib dan ulama besar lainnya, untuk dijadikan suri tauladan oleh generasi penerus.


Rangkaian Kegiatan yang dilaksanakan dalam Acara Haul
a.    Ziarah ke makam sang tokoh dan membaca dzikir, tahlil, kalimah thayyibah serta membaca Al-Qur’an secara berjama’ah dan do’a bersama di makam;
b.    Diadakan majlis ta'lim, mau'idzoh hasanah dan pernbacaan biografi sang tokoh/manaqib seorang wali/ulama atau haba’ib;
c.    Dihidangkan sekedar makanan dan minuman dengan niat selamatan/shodaqoh ‘anil mayit.

Hukum Mengadakan Peringatan Haul
Selama dalam peringatan haul itu tidak ada hal yang menyimpang dari tujuan sebagaimana yang disabdakan oleh Nabi atau yang difatwakan oleh para ulama, maka haul hukumnya jawaz (boleh). Jadi, salah besar jika ada orang yang mengatakan bahwa secara mutlak peringatan haul itu hukumnya haram atau mendekati syirik.

Dalil diperbolehkannya Peringatan Haul
Berikut ini ada beberapa dalil syar’i yang berkaitan dengan masalah peringatan haul dengan serangkaian mata acaranya.
a.    Hadits riwayat Imam Waqidi sebagaimana yang tersebut dalam kitab Nahjul Balaghoh hal. 399
كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يزور قتلى أحد في كل حول، وإذا لقاهم بالشعب رفع صوته يقول : السلام عليكم بما صبرتم فنعم عقبى الدار. وكان أبو بكر يفعل مثل ذلك وكذلك عمر بن الخطاب ثم عثمان بن عفان رضي الله عنهم. [رواه الواقدي]
Artinya:
Adalah Rasulullah SAW. berziara ke makam syuhada’ Uhud pada setiap tahun. Dan ketika beliau sampai di lereng gunung Uhud beliau mengucapkan dengan suara keras “semoga kesejahteraan dilimpahkan kepada kamu berkat kesabaranmu, maka alngkah baiknya tempat kesudahan”. Kemudian Abu Bakar, Umar bin Khatthab dan Utsman bin ‘Affan juga melakukan seperti tindakan Nabi tersebut”.

b.    Hadits riwayat Imam Thabrani dan Imam Baihaqi :
ما جلس قوم يذكرون الله تعالى فيقومون حتى يقال لهم قوموا قد غفر الله لكم ذنوبكم وبدلت سيئاتكم حسنات. [رواه الطبراني والبيهقي]

Artinya :
“Tiada suat kaum yang berkumpul dalam satu majelis untuk berdzikir kepada Allah kemudian mereka bubar sehingga diundangkan kepada mereka “bubarlah kamu”, sungguh Allah telah mengampuni dosa-dosamu dan kejahatan-kejahatanmu telah diganti dengan kebaikan-kebaikan”. (HR. Thabarani dan Baihaqi)
c.    Hadits riwayat Imam Dailami :
ذكر الأنبياء من العبادة وذكر الصالحين كفارة، وذكر الموت صدقة، وذكر القبر يقربكم إلى الجنة. [رواه الديلمي] اهـ الجامع الصغير : 158
Artinya :
“Menyebut-nyebut para Nabi itu termasuk ibadah, menyebut-nyebut para shalihin itu bisa menghapus dosa, mengingat kematian itu pahalanya seperti bersedekah dan mengingat alam kuburitu bisa mendekatkan kamu dari surga”. (HR. Dailami)
d.    Fatwa Ulama (Syaikh Abdur Rahman al-Jaziri) dalam kitabnya al-fiqih ala madzahibil arba’ah :
وينبغي للزائرالاشتغال بالدعاء والتضرع والاعتبار بالموتى وقراءة القرآن للميت، فإن ذلك ينفع الميت على الأصح. اهـ [الفقه على مذاهب الأربعة 1/540]
Artinya :
“Sangat dianjurkan bagi orang yang berziarah kubur untuk bersungguh-sungguh mendo’akan kepada mayit dan membaca Al-Qur’an untuk mayit, karena semua itu pahalanya akam bermanfaat bagi mayit. Demikian itu menurut pendapat ulama yang paling shahih”.
Memang begitulah doktrin Ahlussunnah wal Jamaah tentang ziarah kubur dan haul. Kedua-keduanya merupakan salah satu dari sekian banyak cabang amalan qurbah yang dianjurkan dalam agama. Namun dibalik itu ada hal yang patut disayangkan karena di dalam pelaksanaannya sering terjadi kemaksiatan yang sangat mencolok yang dilakukan oleh warga kita sewaktu menghadiri acara tadi, yakni berbaurnya kaum laki-laki dan perempuan dalam satu tempat : di sarean sewaktu mereka berziarah kubur, berjubel-jubel dalam satu ruangan sewaku hadir pada acara haul atau berjejal-jejal dalam satu kendaraan (truk) yang mengangkat sewaktu mereka berangkat dan pulang dari tempat acra dll.
Maka alangkah bijaknya jika masing-masing oknum, baik panitian atau warga yang hadir mau memperhatikan fatwa ulama klasikk yang menaruh rasa saying kepada umat dengan maksud agar amaliyh mereka ini tidak tercemar denan noda-noda kemaksiatan.
Tersebut dalam kitab Al-Fatawil Kubro juz II hal 24 :
(وسئل) رضي الله عنه عن زيارة قبور الأولياء في زمن معين مع الرحلة إليها هل يجوز مع أنه يجتمع عند تلك القبور مفاسد كثيرة كاختلاط النساء بالرجال وإسراج السرج الكثيرة وغير ذلك (فأجاب) بقوله : زيارة قبور الأولياء قرية مستحبة ... إلى أن قال : وما أشار إليه السائل من تلك البدع أوالمحرمات، القربات لا تترك لمثل ذلك بل على الإنسان فعلها وإنكار البدع بل وإزالتها إن أمكنه. وقد ذكر الفقهاء في الطواف المندوب فضلا عن الواجب أنه يفعل ولو مع وجود النساء وكذا الرمل، لكن أمروه بالبعد عنهن وينهى عما يراه محرما، بل ويزيله إن قدر كما مر. اهـ
Artinya :
“Syaikh Ibnu Hajar ditanya tentang ziarah kubur para wali pada saat tertentu dan menuju ke kuburan itu, apakah itu diperbolehkan, sedangkan di situ terjadi banyak mafsadah/kemaksiatan, seperti berbaurnya kaum laki-laki dan perempuan, menyalakan lampu dalam jumlah yang banyak dan lain sebaigainya. Beliau menjawab : ziarah kubur para wali adalah suatu amal kebaikan yang dianjurkan ….. sampai kata-kata kiyai mushonnif : apa yang diisyaratkan oleh si penanya berupa tindakan bid’ah atau hal-hal yang diharamkan, jangan menjadi sebab ditinggalkannya kebaikan tersebut. Bagi seseorang tetaplah melakukannya dan ingkar/benci terhadap pelanggaran dan menghilangkannya, kalau memang memungkinkan. Para fuqaha’ menyebutkan mengenai thawaf sunat apalagi thawaf wajib agar dilakukan walaupun di situ ada banyak perempuan demikian pula lari-lari kecil. Namun mereka memerintahkan agar menjauh dari para perempauan tersebut. Demikian pula ziarah kubur tetap dilakukan akan tetapi jauhilah (berdesak-desakan dengan) kaum wanita dan cegahlah dan kalau bisa hilangkanlah hal-hal yang diharamkan seperti keterangan yang telah lewat.

20 komentar:

“Tiada suat kaum yang berkumpul dalam satu majelis untuk berdzikir kepada Allah kemudian mereka bubar sehingga diundangkan kepada mereka “bubarlah kamu”, sungguh Allah telah mengampuni dosa-dosamu dan kejahatan-kejahatanmu telah diganti dengan kebaikan-kebaikan”. (HR. Thabarani dan Baihaqi) hadist ini gak nyambung sama haul

Rangkaian Kegiatan yang dilaksanakan dalam Acara Haul
a. Ziarah ke makam sang tokoh dan membaca dzikir, tahlil, kalimah thayyibah serta membaca Al-Qur’an secara berjama’ah dan do’a bersama di makam;
b. Diadakan majlis ta'lim, mau'idzoh hasanah dan pernbacaan biografi sang tokoh/manaqib seorang wali/ulama atau haba’ib;
c. Dihidangkan sekedar makanan dan minuman dengan niat selamatan/shodaqoh ‘anil mayit.

TOLONG DALIL-DALILNYA... ??

Alhamdulillah ilmu ini sangat bermanfaat , izin copas untuk dipelajari...

Adakah dalil yang melarang baca qur'an baca tahlil sedeqah dll?

@ Eva Afifah : tidak ada Dalil yang melarang membaca Al Qur'an, Al Qur'an itu Induk dari seluruh ajaran Ummat Islam, yang di dalamnya terdapat Firman2 Allah SWT.
Untuk Website Aswaja ini sangat bagus sekali Artikel nya ana salut, silakan berkunjung : http://www.mdarulhadits.blogspot.com

Luar biasa... semoga bisa dipertanggung jawabkan di hari Kiamat.. ^^

inilah orang orang yg bikin ruwet dalam islam....yg suka mecah belah umat,,, haul maulid nabi tahlilan marhabanan istigosah dan lainya ,,, mereka mereka itu mengharam kanya.. kita sbg umat muslim harus hati hati siapa kah mereka itu kalau bukan pendusta...... mereka tuh panas otak nya kalau ada ke giatan ke agamaan,,, ga mikir ngaku nya si orang islam tp slalu bikin ruwet dlm islam,,,,, kita harus tegas sama mereka,,,,

mungkin yang perlu diperhatikan isi dan teknis pelaksanaannya

Nabi Muhammad sama khalifaur raashidin kpn di haulinya??

Nabi Muhammad sama khalifaur raashidin kpn di haulinya??

Haul dibolehkan selama masih dlm ketentuan yg di ajarkan Nabi saw. Apabila diluar daripada itu maka menjadi syirik dan syirik bukanlah suatu perbuatan baik tapi bapak dari segala dosa.

Contoh sederhana Nabi ga pernah Haul padahal beliau sangat mencintai istrinya,, menurut kalian kenapa ??
Nabi Muhammad selalu diberi petunjuk oleh Allah ,, jika haul adalah sesuatu yg baik mengapa nabi muhammad tidak mengerjakannya,,, jika di dunia ini sudah banyak hadis dr para ulama yg kita tidak tau kebenarannya, kembalikan semua itu pada Al-quran.

Alloh Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

“Dan apabila dikatakan kepada mereka: “Ikutilah apa yang telah diturunkan Allah,” mereka menjawab: “(Tidak), tetapi kami hanya mengikuti apa yang telah kami dapati dari (perbuatan) nenek moyang kami”. “(Apakah mereka akan mengikuti juga), walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui suatu apapun, dan tidak mendapat petunjuk?.” (QS.al-Baqoroh [2]:170)

Nabi Muhammad telah dipastikan masuk surga beliau tidak pernah mengerjakan Haul, para ulama dan para guru apakah mereka telah dipastikan masuk surga sehingga mereka mebuat acara haul dan mengatas namakan islam ??
Berpikir logis lah,, siapa yg mau kalian ikuti dan jalan mana yg kalian pilih...

@Rinrin sayang.... yang pasti kita hrs ikut Rasulullah SAW, tp bgmn caranya utk ikut? padahal kita tidak sezaman dg kehidupan Rasulullah SAW. jika bukan dr para Ulama drmn lagi?? yg jd masalah bgi kita adalah Ulama Salafussaleh sangat banyak sekali. Karenanya mari kita terus menuntut ilmu sebanyak2nya dg membuka referensi seluas2nya tanpa meninggikan Ulama yang satu dan merendahkan ulama yang lain.

Ana prnah d tanya..
Apa pndapat antum mngenai haul .. ?

Dan ana mnjawab :
Haul 3 7 25 40 100 1000 hari dst. itu..
Saya setuju konsep seperti itu dan meng-haruskan utk anggota keluarga saya utk anak, cucu, keturunan kelak smpai kiamat.
Kenapa ???
Mari kita kembali ke awal mula Islam masuk ke Indonesia (Sejarah). Indonesia d kenal dgn negara hindu pda wktu itu, mnganut budya, agama ardi dan adat.. singkat nya. Lalu Allah swt. pengutus para Wali2 nya utk berdakwah & mnyebarkan ajaran agama Islam d Indonesia.
Mayoritas pnduduk Indonesia, yg sdh mndarah daging dgn acara ritual adat istiadat ilmu hitam sihir pelet santet dsb. Sangat ssah utk brdakwah d negeri yg mengenal dan biasa berkecamuk dgn khidupan gaib ini. Tapi Allah swt lbih tau dan MAHA TAHU.

Kembali k masalah haul tdi.
Mrupakan acara ritual wajib utk stiap anggota kluarga yg mninggal di selamatkan, dgn jampi2 mantra2 dll. Yg di laksanakan. Slama 7 hri 25 hri 40 dst.. ini Budaya Hindu...
Lalu Islam masuk melalui lidah para Wali/Ulama-Nya (Termasuk Wali Songo). Lantas, apakah para Wali langsung hendak mengaharamkan, mmbid'ahkan adat kebiasaan sperti ini. Ouh tidak, itu akan mmbuat mreka menolak Islam terang2an. Krna sdh mendarah daging tdi.
Tapi para Ulama/Wali Allah ini membolehkannya, dgn syarat mengganti jampi2 & mantra2 tdi dgn doa, dgn bacaan qur'an utk Si Mayyit. Tentu mreka punya prtimbangan, keputusan dan tentunya DALIL.

Lalu bagaimna dgn Hadist Nabi saw. ttg amal yg putus kcuali 3..
Antum psti lebih tau..

Gini, di anggota keluarga itu pasti ada anak cucu keturunan si Mayyit. Maka dgn doa yg di lafadzkan oleh seorg yg berilmu & di aminkan dgn anggota kluarga anak ccu ktrunannya. Doa itu akan smpai.. Insyallah.
Lalu bagaimna dgn masyrakat yg hadir ?
Bukankah mreka bkan anggota kluarga ?
Ya benar, lalu bagaimna dgn doa yy d baca pda saat sholat mayyit.. ? Pda takbir ke 3 & 4 "Ya Allah ampuni kesalahan & dosanya si mayyit, sayangi dia ya Allah, terima dia di sisimu dst.
Doa sampai dgn dalil sholat mayyit..

Itu yg saya ketahui Mas Obby, mengenai haul.

Dan hal itu di perkuat dgn informasi yg sya dapatkan..
Pada thn 2000 klau tdk khilaf, ada seseorg Nenek Cenot sbutannya yg mati suri di daerah Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Sya masih nyimpan videonya).
Apa anda percaya dgn konsep mati suri ??? Jika prcya akn sya truskan ...

Kmudian, si Nenek crita mengenai rasa sakit yg d alami pda saat hndak d cabut, mrasakan rasa yg brbeda saat d mndikan, mrasakan sakit dan nyman d dlm keranda pda saat mnuju k kbur (badan ini rasanya trbagi 4), kmudian d kubur. Dan yg pnting (BELIAU MENDENGAR PADA SAAT IMAM MEMBACA TALQIN).
Kmudian d dlm kbur bliau brtemu, mlihat, malaikat Munkar Nankir. Blau d tnya, dan bliau bsa mnjawab krna mengingat ingat jawaban utk mnjawab prtanyaan k 2 malaikat Allah ini..
Singkat crita, pda mlm harinya bliau plang krmah, dgn wujud arwah ikut dduk di antara org2 yg mmbaca doa haul ini. Apa yg bliau rasakan, bliau merasa sperti makan, ketika di hadiahkan doa.. itu 30% garis besar dri crita trsebut.

Ayat2 Allah swt. tdak hnya yg tersurat Mas tapi bnyak2 ayat2 Allah yg tersirat, yg bsa d baca oleh org2 yg berhati tulus.

Saya juga prnah gabung d NU, gabung, Muhammadiyyah, HTI dll. Tapi sya bukan ke semua itu. Saya Islam Ahlusunnah Wal Jama'ah.
Insyaallah..
Smoga bermanfaat, maaf jika ada salah pnulisan :)

Ana prnah d tanya..
Apa pndapat antum mngenai haul .. ?

Dan ana mnjawab :
Haul 3 7 25 40 100 1000 hari dst. itu..
Saya setuju konsep seperti itu dan meng-haruskan utk anggota keluarga saya utk anak, cucu, keturunan kelak smpai kiamat.
Kenapa ???
Mari kita kembali ke awal mula Islam masuk ke Indonesia (Sejarah). Indonesia d kenal dgn negara hindu pda wktu itu, mnganut budya, agama ardi dan adat.. singkat nya. Lalu Allah swt. pengutus para Wali2 nya utk berdakwah & mnyebarkan ajaran agama Islam d Indonesia.
Mayoritas pnduduk Indonesia, yg sdh mndarah daging dgn acara ritual adat istiadat ilmu hitam sihir pelet santet dsb. Sangat ssah utk brdakwah d negeri yg mengenal dan biasa berkecamuk dgn khidupan gaib ini. Tapi Allah swt lbih tau dan MAHA TAHU.

Kembali k masalah haul tdi.
Mrupakan acara ritual wajib utk stiap anggota kluarga yg mninggal di selamatkan, dgn jampi2 mantra2 dll. Yg di laksanakan. Slama 7 hri 25 hri 40 dst.. ini Budaya Hindu...
Lalu Islam masuk melalui lidah para Wali/Ulama-Nya (Termasuk Wali Songo). Lantas, apakah para Wali langsung hendak mengaharamkan, mmbid'ahkan adat kebiasaan sperti ini. Ouh tidak, itu akan mmbuat mreka menolak Islam terang2an. Krna sdh mendarah daging tdi.
Tapi para Ulama/Wali Allah ini membolehkannya, dgn syarat mengganti jampi2 & mantra2 tdi dgn doa, dgn bacaan qur'an utk Si Mayyit. Tentu mreka punya prtimbangan, keputusan dan tentunya DALIL.

Lalu bagaimna dgn Hadist Nabi saw. ttg amal yg putus kcuali 3..
Antum psti lebih tau..

Gini, di anggota keluarga itu pasti ada anak cucu keturunan si Mayyit. Maka dgn doa yg di lafadzkan oleh seorg yg berilmu & di aminkan dgn anggota kluarga anak ccu ktrunannya. Doa itu akan smpai.. Insyallah.
Lalu bagaimna dgn masyrakat yg hadir ?
Bukankah mreka bkan anggota kluarga ?
Ya benar, lalu bagaimna dgn doa yy d baca pda saat sholat mayyit.. ? Pda takbir ke 3 & 4 "Ya Allah ampuni kesalahan & dosanya si mayyit, sayangi dia ya Allah, terima dia di sisimu dst.
Doa sampai dgn dalil sholat mayyit..

Itu yg saya ketahui Mas Obby, mengenai haul.

Dan hal itu di perkuat dgn informasi yg sya dapatkan..
Pada thn 2000 klau tdk khilaf, ada seseorg Nenek Cenot sbutannya yg mati suri di daerah Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Sya masih nyimpan videonya).
Apa anda percaya dgn konsep mati suri ??? Jika prcya akn sya truskan ...

Kmudian, si Nenek crita mengenai rasa sakit yg d alami pda saat hndak d cabut, mrasakan rasa yg brbeda saat d mndikan, mrasakan sakit dan nyman d dlm keranda pda saat mnuju k kbur (badan ini rasanya trbagi 4), kmudian d kubur. Dan yg pnting (BELIAU MENDENGAR PADA SAAT IMAM MEMBACA TALQIN).
Kmudian d dlm kbur bliau brtemu, mlihat, malaikat Munkar Nankir. Blau d tnya, dan bliau bsa mnjawab krna mengingat ingat jawaban utk mnjawab prtanyaan k 2 malaikat Allah ini..
Singkat crita, pda mlm harinya bliau plang krmah, dgn wujud arwah ikut dduk di antara org2 yg mmbaca doa haul ini. Apa yg bliau rasakan, bliau merasa sperti makan, ketika di hadiahkan doa.. itu 30% garis besar dri crita trsebut.

Ayat2 Allah swt. tdak hnya yg tersurat Mas tapi bnyak2 ayat2 Allah yg tersirat, yg bsa d baca oleh org2 yg berhati tulus.

Saya juga prnah gabung d NU, gabung, Muhammadiyyah, HTI dll. Tapi sya bukan ke semua itu. Saya Islam Ahlusunnah Wal Jama'ah.
Insyaallah..
Smoga bermanfaat, maaf jika ada salah pnulisan :)

Sedekah yg ditujukan selain Allah,haram hukumnya untuk dimakan. Baca Al Qur'an pahala untuk yg membacanya.

Poskan Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More