Rabu, 22 Juni 2011

Kekufuran dan kesesatan Syi’ah Bag 1

Perubahan al-Qur’an

Siapapun yang mengatakan bahwa al-Qur’an telah berubah, maka dia berarti telah menentang kesaksian Allah SWT dalam al-Qur’an:

ุฅู†ุง ู†ุญู† ู†ุฒู„ู†ุง ุงู„ุฐูƒุฑ ูˆุฅู†ุง ู„ู€ู‡ ู„ุญุงูุธูˆู†

Artinya: “Sesungguhnya kamilah yang menurunkan al-Qur’an, dan benar-benar memeliharanya”. (QS. Al-Hijr: 09).

     Namun, Syi’ah dengan ajaran sesatnya telah mengatakan bahwa al-Qur’an telah dirubah oleh para Sahabat. Dan, Khomeini dalam kitabnya “Tahrirul Wasilah” mengatakan: “mush-haf yang ada pada orang-orang (selain Syi’ah) telah berubah, ditambah dan dikurangi.”49) diriwayatkan oleh al-Jazairi, bahwa ulama Syi’ah telah sepakat dengan “keshohihan” dan “kemutawatiran” hadits-hadits yang secara terang-terangan menyatakan adanya perubahan dalam al-Qur’an. 50)
Kamaluddin al-Bahrani dalam “Nahjul Balaghoh” menyebutkan tuduhan-tuduhan Syi’ah terhadap Utsman ra yang mengatakan membaca al-Qur’an dengan Qiro’at (bacaan) Zaid bin Tsabit. Kemudian Utsman membakar mushaf , dan membatalkan (menyatakan salah) isi al-Qur’an yang benar-benar diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. 51)
Seorang tokoh Syi’ah Ni’matullah al-Jazairi dalam kitabnya al-Anwar menyatakan bahwa; “banyak riwayat-riwayat dan hadits-hadits yang mengatakan bahwa bentuk asli al-Qur’an sebagaimana waktu diturunkan tidak ada yang menghimpun kecuali Amirul Mu’minin (Ali).” 52) Suatu hadits masyhur dikalangan Syi’ah yang diriwayatkan oleh Muhammad bin Ya’kub al-Kulaini dan Jabir al-Ju’fi, ia mendengar Abu Ja’far berkata, “orang-orang yang mendakwakan dirinya sebagai penghimpun al-Qur’an dengan aslinya, adalah bohong. Sebab, tidak ada orang lain yang menghimpun al-Qur’an dengan aslinya kecuali Ali dan para Imam sesudahnya.” 53)
Seorang mufassir Syi’ah benama al-Kasyi mengatakan, “kesimpulan dari seluruh riwayat dan hadits yang dikatakan oleh Ahlul bait mengatakan bahwa al-Qur’an yang ada ditangan kita seluruhnya sesuai dengan al-Qur’an ketika diturunkan kepada Muhammad SAW. Bahkan didalamnya terdapat ayat yang bertentangan dengan ayat yang diturunkan kepada Muhammad SAW. Ada juga yang telah dirubah atau dihapus, dan banyak pula ayat-ayat yang dibuang. Lain dari itu semua, susunan ayatnya tidaklah sebagaimana susunan yang diridloi oleh Allah SWT dan Rasul-Nya.” 54)
Itulah diantara penyataan-pernyataan sesat Syi’ah dalam masalah al-Qur’an yang jelas-jelas bertentangan dengan kebenaran janji Allah SWT dalam Surat al-Hijr ayat 9. maka dari itu, untuk meredam bahaya Syi’ah yang hendak meruntuhkan ajaran Islam, perlu dicamkan bahwa, “siapa saja yang merendahkan al-Qur’an, mencacinya, mendustakannya, mengingkarinya, ataupun mendustakan sebagian hukum yang telah disebutkannya, atau menetapkan apa saja yang telah dinafikannya, baik hal itu dilakukan secara sengaja atau atas keragu-raguan, maka dia adalah KAFIR,” sesuai dengan kesepakatan para ulama Ahlissunnah. 55) Allah SWT dalam Kitab-Nya telah berfirman:
) ู„ุง ูŠุฃุชูŠู‡ ุงู„ุจุงุทู„ ู…ู† ุจูŠู† ูŠุฏูŠู‡ ูˆู„ุง ู…ู† ุฎู„ูู‡ ุชู†ุฒูŠู„ ู…ู† ุญูƒูŠู… ุญู…ูŠุฏ(
Artinya: “Yang tidak datang kepadanya (al-Qur’an) kebathilan baik dari depan maupun dari belakangnya, yang diturunkan dari Tuhan yang Maha Bijaksana lagi Maha Terpuji”. (QS. Al-Fush-shilat; 42).
Disamping Syi’ah meyakini bahwa al-Qur’an yang ada ditangan umat telah dirubah oleh para Sahabat, mereka (Syi’ah) justru telah merubah ayat-ayat al-Qur’an. Diantaranya adalah:
1). ) ูˆู„ู‚ุฏ ุนู‡ุฏู†ุง ุฅู„ู‰ ุขุฏู… ู…ู† ู‚ุจู„ "ูƒู„ู…ุงุช ููŠ ู…ุญู…ุฏ ูˆุนู„ูŠ ูˆูุงุทู…ุฉ ูˆุงู„ุญุณู† ูˆุงู„ุญุณูŠู† ูˆุงู„ุฃุฆู…ุฉ ู…ู† ุฐุฑูŠุชู‡" ูู†ุณูŠ.56) 56)
Aslinya:
) ูˆู„ู‚ุฏ ุนู‡ุฏู†ุง ุฅู„ู‰ ุขุฏู… ู…ู† ู‚ุจู„ ูู†ุณูŠ ...( (ุทู‡:115)
2). ) ูˆุฅู† ูƒู†ุชู… ููŠ ุฑูŠุจ ู…ู…ุง ู†ุฒู„ู†ุง ุนู„ู‰ ุนุจุฏู†ุง "ููŠ ุนู„ูŠ" ูุฃุชูˆุง ุจุณูˆุฑุฉ ู…ู† ู…ุซู„ู€ู‡ ( 57) 57)
Aslinya:
) ูˆุฅู† ูƒู†ุชู… ููŠ ุฑูŠุจ ู…ู…ุง ู†ุฒู„ู†ุง ุนู„ู‰ ุนุจุฏู†ุง ูุฃุชูˆุง ุจุณูˆุฑุฉ ู…ู† ู…ุซู„ู€ู‡ ( (ุงู„ุจู‚ุฑุฉ: 23).
3). ) ูˆู„ูˆ ุฃู†ู‡ู… ูุนู„ูˆุง ู…ุง ูŠูˆุนุธูˆู† ุจู‡ "ููŠ ุนู„ูŠ" ูˆูƒุงู† ุฎูŠุฑุง ู„ู€ู‡ู… 58) 58)
Aslinya:
-   ) ูˆู„ูˆ ุฃู†ู‡ู… ูุนู„ูˆุง ู…ุง ูŠูˆุนุธูˆู† ุจู‡ ูˆูƒุงู† ุฎูŠุฑุง ู„ู€ู‡ู… ( (ุงู„ู†ุณุงุก : 66).
4). ) ูƒุจุฑ ุนู„ู‰ ุงู„ู…ุดุฑูƒูŠู† "ุจูˆู„ุงูŠุฉ ุนู„ูŠ" ู…ุง ุชุฏุนูˆู‡ู… ุฅู„ูŠู‡( 59) 59)
Aslinya:
-   ) ูƒุจุฑ ุนู„ู‰ ุงู„ู…ุดุฑูƒูŠู† ู…ุง ุชุฏุนูˆู‡ู… ุฅู„ูŠู‡ ( (ุงู„ุดูˆุฑู‰: 13)
5). ) ูู„ู†ุฐูŠู‚ู† ุงู„ุฐูŠู† ูƒูุฑูˆุง "ุจุชุฑูƒู‡ู… ูˆู„ุงูŠุฉ ุฃู…ูŠุฑ ุงู„ู…ุคู…ู†ูŠู†" ุนุฐุงุจุง ุดุฏูŠุฏุง ( 60) 60)
Aslinya:
-   ) ูู„ู†ุฐูŠู‚ู† ุงู„ุฐูŠู† ูƒูุฑูˆุง ุนุฐุงุจุง ุดุฏูŠุฏุง ( (ูุตู„ุช: 27).
6). ู‡ุฐุง ุฎุตู…ุงู† ุงุฎุชุตู…ูˆุง ููŠ ุฑุจู‡ู… ูุงู„ุฐูŠู† ูƒูุฑูˆุง "ุจูˆู„ุงูŠุฉ ุนู„ูŠ" ู‚ุทุนุช ู„ู€ู‡ู… ุซูŠุงุจ ู…ู† ู†ุงุฑ ( 61) 61)
Aslinya:
) ู‡ุฐุง ุฎุตู…ุงู† ุงุฎุชุตู…ูˆุง ููŠ ุฑุจู‡ู… ูุงู„ุฐูŠู† ูƒูุฑูˆุง ู‚ุทุนุช ู„ู€ู‡ู… ุซูŠุงุจ ู…ู† ู†ุงุฑ( (ุงู„ุญุฌ: 19).
7). ) ูˆู‚ู„ ุงู„ุญู‚ ู…ู† ุฑุจูƒู… "ููŠ ูˆู„ุงูŠุฉ ุนู„ูŠ" ูู…ู† ุดุงุก ูู„ูŠุคู…ู† ูˆู…ู† ุดุงุก ูู„ูŠูƒูุฑ ( 62) 62)
Aslinya:
) ูˆู‚ู„ ุงู„ุญู‚ ู…ู† ุฑุจูƒู… ูู…ู† ุดุงุก ูู„ูŠุคู…ู† ูˆู…ู† ุดุงุก ูู„ูŠูƒูุฑ ( (ุงู„ูƒู‡ู؛ 29).


49) . Tahrirul Washilah: I/152.
50) . Fashlul Hithob: 30.
51) . Syarh Nahjul Balghog: XI/1.
52) . al-Anwar an-Nu’maniyyah.
53) . al-Kafi, kitabul Hujjah:I/228.
54) . Tafsir as-Showi, Muqoddimah: VI.
55) . Aqi-idu as-Syi’ah fil Mizan: 57.
56) . Ushulul Kafi, Kitabul Hujjah: I/484.
57) . Ibid.
58) . Ibid: 485.
59) . Ibid: 486.
60) . Ibid: 489.
61) . Ibid: 490.
62) . Ibid: 493.

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More